Ini Alasan Pentingnya Imunisasi bagi Tubuh Bayi

Bayi akan mendapatkan kekebalan tubuh untuk terlindungi dari kuman dan bakteri dengan mendapatkan imunisasi yang dibutuhkan tubuhnya. Anda bisa mendapatkan imunisasi dengan mendatangi posyandu atau pun bidan tertentu. Jangan meninggalkan imunisasi jika Anda ingin kondisi kesehatan bayi tetap terjaga. Berikut ini alasan pentingnya imunisasi pada bayi.

  1. Mencegah Pendarahan

Imunisasi pertama yang diberikan setelah bayi lahir adalah imunisasi Hepatitis B dengan menggunakan vaksin yang mengandung vitamin K. Dilakukannya imunisasi ini pada bayi Anda akan melindunginya dari pendarahan yang diakibatkan oleh defisiensi vitamin K.

Imunisasi ini Anda lakukan pertama kali setelah lahir kemudian dilakukan kembali pada rentang usia 3 hingga 6 bulan. Efek samping dari imunisasi ini bayi Anda hanya akan mengalami demam biasa yang akan hilang dalam dua hari.

  1. Melindungi dari Tuberculosis

Pemberian imunisasi BCG pada bayi akan melindungi bayi Anda dari penyakit tuberculosis atau TBC. Tuberculosis merupakan sebuah penyakit yang menyerang bagian tubuh seperti paru-paru dan juga tulang. Jika sekali terkena maka harus mengonsumsi obat selama enam bulan dan dapat terjangkit kembali.

Tuberculosis yang dialami bayi tentu akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda. Membuat bayi rewel sehingga Anda kesulitan untuk memberikannya ASI. Imunisasi BCG ini diberikan satu kali dalam rentang usia 0 hingga 2 bulan.

  1. Mencegah Difteri dan Tetanus

Pemberian imunisasi DTP akan mencegah bayi Anda dari penyakit difteri dan juga tetanus. Difteri merupakan penyakit yang akan menyerang selaput lendir di bagian tenggorokan dan hidung. Imunisasi DPT dilakukan sebanyak lima kali pada usia bayi dua bulan, empat bulan, enam bulan, satu setengah tahun, dan juga pada usia lima tahun.

  1. Melindungi Campak

Imunisasi juga penting dilakukan pada bayi untuk melindunginya dari campak. Penyakit campak akan menyebabkan bekas pada kulit jika bayi Anda mengalami pembawaan kulit yang sensitif. Imunisasi campak dilakukan pada bayi sebanyak tiga kali yaitu saat bayi berusia sembilan bulan, dua tahun, dan juga pada usia enam tahun.

  1. Meningkatkan Anti Bodi

Imunisasi dilakukan untuk memberikan bayi Anda kekebalan tubuh saat menghadapi kuman dan bakteri penyebab penyakit. Adanya imunisasi akan melindungi bayi Anda agar tidak mudah sakit yang akan berisiko pada pertumbuhan dan perkembangannya. Antibodi yang kuat juga akan membuat stamina anak ke depannya tetap terjaga dan tidak mudah kelelahan.

 

Lakukan imunisasi tepat pada waktunya demi menjaga kesehatan bayi Anda. Selain pemberian imunisasi, Anda harus memberikan nutrisi yang cukup agar bayi memiliki stamina yang kuat. Salah satunya dengan pemberian susu formula dan makanan pendamping ASI yang bisa Anda dapatkan dengan mudah menggunakan JGOS tersedia di toko orami.com.

5 Tips Jitu Sulap Rumah Lama Jadi Baru

5 Tips Jitu Sulap Rumah Lama Jadi Baru

Mulai merasa bosan dengan kondisi hunian Anda yang tampak kusam dan monoton? Jangan terburu-buru memutuskan renovasi menyeluruh karena selain memerlukan banyak biaya dan waktu, renovasi hanya perlu dilakukan bila benar-benar mendesak dan sudah timing-nya.

Anda yang ingin rumahnya terlihat baru tanpa melakukan renovasi dianjurkan untuk melakukan semua tips berikut ini, tips cerdas ini efektif menyulap rumah membosankan menjadi lebih terang dan tampak baru.

Cat Ulang Rumah

Dinding rumah kotor, kusam dan pecah-pecah membuat rumah terlihat kurang sedap maka kegiatan pengecatan ulang perlu dilakukan segera. Mengecat ulang rumah solusi mudah dengan biaya terjangkau. Pastikan Anda memakai cat weather shield untuk membantu melindungi dinding luar dari terik sinar matahari maupun air hujan. Sedangkan di bagian dalam rumah, Anda bisa memilih warna cat dinding yang jauh lebih cerah dan netral agar proses penataan perabotan lebih mudah.

Menata Ulang Kamar Tidur

Menata ulang kamar tidur jadi hal pertama yang biasa Anda lakukan saat bangun tidur. Untuk menghilangkan rasa jenuh dan bosan pada kamar, Anda bisa mulai menata ulang perabotan atau bahkan menggantinya bila dirasa perlu. Penambahan aksesori seperti dekorasi lukisan, frame foto bahkan rak dinding jadi ide terbaik untuk menambah kesan baru.

Beli Perabotan Multifungsi

Bila masih ada banyak ruang, isilah dengan perabotan baru multifungsi, Anda bisa memilih lemari buku terbuka untuk menyimpan buku, pernak-pernik dan barang kecil lainnya. Belanja perabotan multifungsi sangatlah mudah mengingat penjual perabotan multifungsi kian hari makin menjamur.

Meja Kerja Rapi

Rapikan meja kerja berantakan, susun dokumen dalam rak dan masukkan benda kecil yang penting ke dalam wadah. Bila dirasa perlu, Anda bisa menukarkan meja kerja yang lama dengan yang baru, desain minimalis bisa jadi pilihan terbaik.

Tata Luar Rumah

Taman, teras dan juga ruang tamu merupakan komponen yang tidak boleh dilewatkan, karena sebelum masuk ke dalam rumah, Anda atau orang lain akan melewati ketiga tempat tersebut. Tata teras dan juga taman dengan memberikan beberapa pot tanaman.

Sumber Artikel : Indolexa